Tibalah hari Selasa, waktunya kuliah full, dari jam setengah 8 sampai jam 4. Kuliah pertama hari ini terpaksa saya jalani dengan mata yang ngantuk berat dan kelaparan maksimal. Kenapa? Malam sebelumnya, saya bergadang sampai jam dua pagi, mencari sebuah nama di internet. Yup, seseorang yang entah-siapa-itu bernama "Taylor" yang konon kata dosen PKKP membuat teori mengenai konseling perkawinan. Tapi hasilnya nihil, saya cuma menemukan Taylor Swift dan Taylor Lautner -_-. Paginya, saya terlambat bangun dan belum sempat sarapan. Sialnya lagi, pak dosen menggunakan waktu kuliah dengan efektif, sampai jam 10 pagi, padahal saat itu saya sudah hampir mati kelaparan *lebai. Begitu kuliah selesai, saya segera makan di bonbin, ditambah segelas kopi agar tahan melek sampai siang dan tidak ambruk pada saat presentasi di jam terakhir nanti. Alhamdulillah, presentasi reksel kelompok kami berlangsung dengan lancar, jaya, sentosa, dan prima. Namun saya belum dapat beristirahat karena pada hari Kamis akan muncul presentasi kelompok yang tidak kalah dahsyat dan hebohnya: Latbang.
Rupanya setelah presentasi reksel, saya belum dapat pulang karena kelompok latbang berkumpul untuk membahas presentasi. Saat itu, saya merasa sebagai orang terbodoh dan termalas di dunia, karena selain belum membuat paper bagian saya, juga belum mengerti sama sekali materinya. Untung ada teman yang belum membuat paper juga, dan kami bertiga galau bersama :p. Akhirnya pembahasan kami tunda hari Rabu sore. Setelah pulang, penderitaan ternyata belum berakhir. Karena saya baru sampai rumah pukul 18.00 dan sangat nanggung untuk tidur, saya baru dapat tidur setelah Isya, meskipun tidak nyenyak. Pukul 22.00 saya sudah bangun lagi untuk mengerjakan paper, baru selesai pukul 01.00. Itupun saya belum langsung tidur karena gangguan tikus dan harus memandu Ipusrito (kucing saya) untuk mengejar tikus itu, yang akhirnya tidak tertangkap -_-. Saya baru dapat tidur pukul 02.00, sama seperti kemarin :(.
Sleep deprived, alias kurang tidur, itu yang saya rasakan ketika berangkat kuliah di hari Rabu. Sebenarnya kuliah hanya dari pukul 10.30 sampai 13.00, namun saya tidak dapat langsung pulang karena harus ke RSGM, bayar KKN, dan membahas tugas latbang. Setelah semua urusan selesai, disela dengan santai-santai di sekre sikomet sebentar, kelompok kami mulai membahas tugas latbang. Pembahasan berlangsung sepanjang sore, sampai pukul 18.00 di depan G100. Saat giliran saya presentasi, hujan turun sangat deras disertai angin. Semoga bukan pertanda buruk. Hari itu saya berjanji pada diri sendiri akan tidur lebih awal, jam 21.00 mungkin. Namun apa daya, saya malah baru dapat tidur pukul 23.00.
Kamis, hari yang sangat mendebarkan bagi saya. Hari itu, saya sangat berharap yang mengajar latbang adalah pak dosen, karena menurut salah seorang teman, jika yang mengajar bu dosen maka kami yang presentasi tidak boleh membaca slide powerpoint dan akan sering ditanyai serta disela. Ternyata.. harapan saya tidak terkabul. Bu dosenlah yang masuk ke kelas. Saat itu, badan saya sudah panas dingin dan mulai hiperaktif tak terkendali, tanda-tanda kegugupan. Apalagi melihat teman-teman yang presentasi sebelum saya (saya dapat giliran ke 4), dihentikan setiap satu slide dan ditanya-tanyai oleh ibu dosen. Tibalah giliran saya, yang untung tidak semenyeramkan yang diduga. Saya ditanya, iya, disela, iya, tapi jarang. Mungkin karena saat itu sudah menunjukkan pukul 15.30, padahal masih satu orang lagi di belakang saya. Pada pukul 16.00, berakhirlah drama presentasi tergila yang pernah saya alami dengan tepuk tangan meriah, mungkin karena teman-teman kasihan melihat kami yang dibantai begitu rupa (presentasi sebelumnya dengan pak dosen tidak pernah seperti itu).
Di atas tadi, sudah disinggung soal si "Taylor". Sebenarnya, kelompok PKKP kami akan mempresentasikan beliau pada hari Jumat. Namun karena kami tak juga menemukan teorinya, ibu dosen membatalkan presentasi kami dan menggantinya dengan topik lain. Untuk sementara ini, saya lega. Namun presentasi itu tentu akan menambah beban saya pada minggu-minggu berikutnya.
Maka berakhirlah hectic week saya dengan fenomenal. Alhamdulillah, saya masih hidup setelah berdarah-darah melewati dua presentasi yang cetar membahana ulala syalala. Meskipun yang ini telah berakhir, dipastikan hectic week berikutnya akan segera menjelang. Karena kehidupan sebagai mahasiswa memang begini. Saya kira semester 6 lebih santai, ternyata cuma hoax :p. Jadi bagi siapapun yang membaca tulisan ini, dapat diambil beberapa pelajaran moral yaitu:
Di atas tadi, sudah disinggung soal si "Taylor". Sebenarnya, kelompok PKKP kami akan mempresentasikan beliau pada hari Jumat. Namun karena kami tak juga menemukan teorinya, ibu dosen membatalkan presentasi kami dan menggantinya dengan topik lain. Untuk sementara ini, saya lega. Namun presentasi itu tentu akan menambah beban saya pada minggu-minggu berikutnya.
Maka berakhirlah hectic week saya dengan fenomenal. Alhamdulillah, saya masih hidup setelah berdarah-darah melewati dua presentasi yang cetar membahana ulala syalala. Meskipun yang ini telah berakhir, dipastikan hectic week berikutnya akan segera menjelang. Karena kehidupan sebagai mahasiswa memang begini. Saya kira semester 6 lebih santai, ternyata cuma hoax :p. Jadi bagi siapapun yang membaca tulisan ini, dapat diambil beberapa pelajaran moral yaitu:
- Gunakanlah waktumu sebaik-baiknya.
- Jangan menunda pekerjaan, kerjakan sekarang apa yang dapat dikerjakan sekarang, jangan nanti-nanti atau kau akan menyesal.
- Rencanakan jadwalmu, jangan tumpuk-tumpuk pekerjaan.
- Cukup istirahat, jaga kesehatan.
- Jangan terlalu banyak refreshing disaat banyak pekerjaan.
- Pilihlah teman kelompok yang dapat diandalkan.
- ....dan yang bisa diajak galau ketika dibutuhkan :p.
Semoga bermanfaat :3.
0 comments:
Posting Komentar