Perjalanannya sendiri lumayan membuat deg-degan karena naiknya curam dan jalannya sempit, ditambah bolong-bolong. Meskipun demikian, kami berhasil sampai dengan selamat di tempat tujuan, yaitu puncak bukit. Saya sangat takjub begitu sampai disana, karena pemandangannya indah sekali. Dari atas bukit itu terlihat seluruh kota Temanggung. Gunung Sumbing berdiri kokoh, dikelilingi ladang-ladang yang belum ditanami. Para petani sedang menanam tembakau di ladang mereka. Banyak bunga indah tumbuh di puncak bukit itu. Cantik sekali. Sayangnya saat itu cuaca tidak terlalu cerah dan ada kabutnya sehingga pemandangan yang terlihat jadi kurang optimal. Tapi tidak apalah, saya tidak menyesal pernah berkunjung kesana :). Kami semua bergantian mengabadikan pemandangan di sekitar bukit. Tidak lupa mengabadikan diri-sendiri tentunya :p. Karena matahari mulai terasa menyengat, akhirnya kami turun. Sebelum pulang ke rumah, terlebih dulu kami semua mampir ke sawah, karena Febri ingin berfoto-foto ria di sana.
Setelah beristirahat sejenak, kami memutuskan untuk main ke alun-alun Temanggung. Di siang hari, alun-alun ini relatif lebih sepi. Namun ada mainan anak-anak dan penjual-penjual makanannya lebih banyak. Kami memutari alun-alun untuk melihat tugu petani tembakau lebih dekat, kemudian duduk di salah satu stan penjual untuk menikamti es buah. Kebetulan yang jualan adalah tetangganya Hani. Tiba-tiba saja, jalan di sekitar alun-alun menjadi ramai oleh suara knalpot blombongan dan rombongan orang-orang berpakaian merah. Ternyata hari itu ada kampanye pilkada calon bupati Temanggung. Yang mendapat jatah hari Minggu itu adalah cabup dari PD*P. Acara minum es kami jadi sedikit terganggu dengan suara berisik motor yang meraung-raung. Tapi lumayan juga, bisa menonton kampanye dan perilaku orang-orang yang sedang mengikutinya. Ada yang memakai topeng monyet, motornya ditempelin selimut/anduk merah MU, bawa bendera gede-gede, bawa anak, bawa istri, bawa sekeluarga, bawa pacar, bahkan tante-tante ikut kampanye. Setelah es nya habis, kami kembali ke rumah Hani. Lagipula suara kampanye sudah begitu memekakkan telinga.
Di rumah Hani, kami semua berkemas, bersiap untuk pulang. Sebenarnya, kami semua kecuali saya baru akan pulang hari Senin. Febri, Tyas, Yuni, dan Hani berencana untuk menginap dulu di Magelang sebelum pulang ke Jogja jadi baru berencana pergi dari Temanggung setelah Dhuhur. Sedangkan saya mau pulang duluan ke Jogja hari Minggu karena Senin-nya ada observasi ke TK untuk tugas kelompok. Namun ternyata, Yuni dan Febri ingin ikut saya pulang ke Jogja hari Minggu ini sehingga yang nginep di Magelang tinggal Hani dan Tyas. Tentu saja mereka tidak mau jika hanya berdua. Akhirnya diputuskan kami pulang ke Jogja hari ini (Minggu) juga. Tetapi sebelumnya kami mampir ke rumah Tyas di Magelang dulu. Karena itu, kami memutuskan untuk berangkat ke Magelang pukul 11.
Saat pamitan pun tiba. Kami berpamitan dengan orang tua Hani, adiknya, serta Rembo dan Patty, kucing-kucing Hani. Ibunya Hani berpesan agar kami semua segera main lagi ke sana, dan waktunya yang lama karena akan diajak piknik kemana-mana. Saya mau sekali dengan tawaran ini :p. Setelah perpisahan yang mengharukan (lebai), kami kembali bermotor ria menuju Magelang. Perjalanannya tidak usah diceritakan, karena sama saja. Tetapi kali ini saya naik motor sendiri, dan rencananya begitu hingga sampai ke Jogja. Semoga saja saya tidak tepar, amin..
Sebelum ke rumah Tyas, kami mampir dulu di alun-alun Magelang. Biasalah, foto-foto dulu, karena alun-alunnya memang keren. Padahal saat itu sudah tengah hari, panas menyengat sampai ubun-ubun. Kami berfoto di tulisan "Magelang" besar-besar, di nol kilometer Kota Magelang, klenteng, dan di depan patung Pangeran Diponegoro. Setelah puas, barulah kami ke rumah Tyas yang ternyata tidak begitu jauh dari Artos. Di samping rumahnya ada lapangan yang saat itu sedang dipakai untuk pertunjukan lumba-lumba. Masuk ke dalam rumah Tyas, kami langsung disambut oleh orang tuanya dan disuguhi bakso yang enak sekali. Selesai makan bakso, kami memindah foto-foto ke laptop sambil cekikan mengenang saat ketika foto itu diambil :').
Semua foto sudah aman tersimpan di flash disk, tujuan berikutnya adalah kamar Tyas untuk tidur-tiduran. Entah setan apa yang meniup-niup, atau memang saat itu sedang hujan sehingga hawanya enak sekali, kami semua tertidur, dan baru terbangun pukul empat sore. Kecuali Tyas, karena saat itu ia sedang sibuk mengerjakan laporan tes Rorschach. Sebelum kembali ke Jogja, kami berkemas dan menyelesaikan urusan yang belum selesai. Pukul 5 sore, kami semua bertolak menuju ke Jogja. Tetapi kami lebih dulu mampir ke toko pulsa dan toko oleh-oleh di jalan raya depan rumah Tyas. Saya membeli moaci dan getuk trio untuk buah tangan bagi orang-orang tercinta yang menunggu di rumah.
Perjalanan pulang dilewati tanpa kejadian yang luar biasa, kecuali ketika sampai di Muntilan. Kami sempat terjebak hujan deras dua kali sehingga mengakibatkan perjalanan Magelang-Jogja yang seharusnya dapat ditempuh dalam waktu 1,5 jam, molor menjadi 2 jam lebih. Padahal di Kota Magelang hujan sudah reda dan di Jogja tidak turun hujan. Seharusnya bukan hanya Bogor yang dijuluki kota hujan, Muntilan juga pantas mendapat predikat itu -_-. Selanjutnya, sisa perjalanan dari Muntilan ke Jogja dilalui dengan lancar jaya tidak kurang suatu apa. Akhirnya, sampailah saya di rumah tercinta. Alhamdulillah. Badan saya pegal-pegal dan sedikit kedinginan karena basah, tetapi saya senang sekali. Semoga lain kali saya dapat melakukan perjalanan menyenangkan seperti ini, karena terus terang saja, saya ketagihan :3. Terima kasih atas kesabarannya dalam membaca tulisan ini, sampai jumpa di perjalanan saya selanjutnya :D.
Berikut persembahan terakhir foto-foto perjalanan saya kali ini:
bunga kuning di puncak bukit
dari atas bukit
sayang gunungnya tidak kelihatan :(
ini juga dari puncak bukit
sweet hanii ;)
es buah ala temanggung
kampanye
rumah hani
rembo
alun-alun Magelang
nol kilometer Magelang
klenteng Magelang
plang nama jalan di selatan alun-alun Magelang
di depan sang pangeran
bakso Magelang enak

0 comments:
Posting Komentar