Apanya yang aneh? Oke, kita mulai dari nama.
Karena wajahnya seperti model, dia adalah objek foto favorit saya. Fotonya pernah saya post ke FB, di blog ini, jadi wallpaper laptop, jadi wallpaper di HP. Kalau teman saya melihat, pasti ditanya, namanya siapa? Terus terang saya bingung dengan pertanyaan itu, karena:
- Sebelum dia punya nama, saya post fotonya di FB. Seorang teman tanya, namanya siapa? (-_-). Karena saya tidak pintar memberi nama, saya suruh dia yang menamai. Jadilah namanya Richard, karena katanya kucing itu mirip bule.
- Richard... sepertinya nama itu susah disebut tanpa keseleo lidah. Akhirnya saya memutuskan untuk mengganti namanya menjadi Rito. Dari mana datangnya nama itu? Rahasia :p. Tapi ternyata nama ini hanya berlaku untuk saya sendiri T_T.
- Namun nama Richard maupun Rito, atau apalah, sepertinya tidak akan banyak berguna bagi sang kucing. Karena si kucing yang terhormat hanya mau menoleh kalau dipanggil "Pus", panggilan standar untuk kucing.
- Akhirnya dengan mengikuti teladan salah seorang teman yang memberi nama kucingnya Puspita (panggilannya pus), saya memberinya nama Ipusrito. Panggilannya pus kan? :3. Tapi kenapa ada Rito? Untuk alasan egois saja, biar nama yang saya beri ke dia terpakai *defense.
Masih bertanya-tanya dimana anehnya Ipus? Kalau soal nama kan biasa saja, bahkan yang lebih aneh adalah yang punya. Tenang, anda belum mendengar semua ceritanya. Untuk mengobati rasa penasaran anda semua, berikut saya suguhkan 7 keanehan Ipus versi... saya sendiri:
- Makanan Favorit
Kalau soal makanan, Ipus punya selera aneh. Dia tidak doyan yang namanya nasi campur gereh alias ikan asin seperti kebanyakan kucing di Indonesia. Iya gerehnya dimakan, nasinya tidak. Mungkin dia sedang diet karbohidrat :3. Selain itu, dia tidak suka daging sapi, sate ayam, dan telur, padahal kan enak. Makanan favorit? Ikan tentu saja, teruatam fillet ikan goreng tepung buatan ibu. Tidak aneh, kan semua kucing suka ikan. Makanan kegemaran lainnya adalah tempe, mulai dari tempe garit, mendoan, sampai kripik tempe, tapi harus gurih. Kalau tempe dapat dari besekan kenduren ia tidak mau makan, karena tidak gurih. Gandum goreng sisa menggoreng tempe pun ia suka. Ipus juga sangat gemar makanan yang kriuk-kriuk gurih seperti pangsit, kripik, krupuk, malkist abon, bahkan kacang koro. Sepertinya dia terobsesi pada makanan gurih... - Minuman Favorit
Stereotyping dari masyarakat, yang namanya kucing pasti minum susu. Tapi Ipus tidak, karena setelah minum susu dia pasti muntah. Pertama kali dia muntah setelah minum susu, saya kira dia tersedak tulang ayam. Tapi kali kedua, akhirnya saya tahu kalau dia muntahnya karena minum susu. Saya jadi trauma memberinya susu, karena harus membersihnkan muntahan yang berceceran ke mana-mana. Mungkin dia cuma pernah minum susu ibunya. Soal minuman kegemaran? Ipus suka minum air dari lubang WC. Ini serius. Dulu saya kira dia ke WC untuk boker dan senang karenanya. Sangat terlatih ya. Tapi kata ibu dan adik saya, Ipus ke WC bukan boker, tetapi minum. Pernah saya coba kasih minum air biasa, dia tidak mau kalau wadahnya tidak ceper. Dan karena saya tidak dapat menyediakan minum tiap saat, dia selalu rutin mengunjungi WC rumah. Oke... saya tidak bisa melarang kamu Pus... - Tempat Tidur
Tempat tidur favorit Ipus macam-macam dan berpindah-pindah. Dulu waktu awal datang kemari, ia suka tidur di kursi plastik hijau yang terletak di dapur. Kemudian berpindah ke kursi ruang tamu yang menghadap timur, kursi sebelah kiri. Sempat tidur di keranjang plastik di kamar adikku, di dalam mobil ayahku, dan di bagian atas rak buku kamar sepupuku, akhirnya Ipus menemukan tempat favorit baru. Di atas sebuah sapu ijuk yang terletak di pojok garasi. Ya, setiap siang Ipus selalu tidur di situ. Membuat saya geli, karena bentuknya seperti seorang anak tiri yang teraniaya... - Si Kucing Guling
Ipus suka berguling-guling tidak jelas. Kalau sedang keluar rumah, ia pasti duduk-duduk dulu di depan pintu garasi lalu mulai berguling-guling ke kanan kiri. Entah apa maksudnya. Pada malam hari, Ipus suka nongkrong di kursi dapur. Ketika saya datang mengunjungi, ia pasti akan berguling-guling dengan semangat di atas kursi. Aksi berguling-gulingnya juga dapat dilakukan di sembarang tempat dan waktu. Tiba-tiba saja Ipus dapat menjatuhkan diri ke lantai dan mulai berguling-guling dengan hebohnya... Dasar kucing guling... - Sadisme
Soal berburu, Ipus terkenal kejam. Saya pernah melihat ia memain-mainkan cicak yang ditangkapnya dulu sebelum akhirnya dilahap. Sang cicak yang malang dilepas lalu ditangkap lagi. Ipus juga tidak segan memainkan tikus hasil buruannya. Darah si tikus sampai berceceran kemana-mana. Di balik kelucuan dan keluguannya ternyata dia adalah seekor kucing sadis :3. - Suara Malam
Pada malam hari, Ipus dapat mengeluarkan suara yang aneh sekali. Biasanya itu terjadi setelah tengah malam. Kalau melihat saya lewat di dapur, ia selalu mengeong. Tetapi meongannya menjadi aneh, bunyinya bukan "meong" lagi, malah menjadi "weh..weh...weh". Saya tidak tahu apa yang terjadi padanya, mungkin ia kehabisan suara... - Hubungan Tanpa Status
Status Ipus juga aneh. Walaupun sering datang ke rumah, ia bukanlah kucing saya, setidaknya bukan secara resmi. Ia bisa datang dan pergi sesuka hati, jadi bolehlah dibilang kucing freelance :D.
Itulah si Ipus, kucing paling aneh sedunia. Selain aneh, dia juga cerewet dan ribut. Meongannya dahsyat sekali, apalagi kalau sedang dalam misi mencari sesuap ikan atau sekeping kripik tempe. Meskipun kadang aneh dan menyebalkan, saya tetap menyayanginya dan akan selalu cinta padanya. I love you, Pus :3
Berikut beberapa foto Ipusrito:
Berikut beberapa foto Ipusrito:

0 comments:
Posting Komentar